SURABAYA — Mahasiswa Program Studi Kimia melaksanakan Kuliah Kerja Lapangan (KKL) di Institute of Tropical Disease Universitas Airlangga, sebagai bagian dari upaya mengenal langsung dunia riset penyakit tropis dan penerapan ilmu kimia di bidang kesehatan. Kegiatan ini berlangsung di lingkungan Universitas Airlangga pada hari Selasa, 28 April 2026, dengan pendampingan dua dosen Kimia.
Kegiatan ini bertujuan untuk membekali mahasiswa dengan pengalaman nyata terkait proses penelitian di laboratorium modern, mulai dari pengembangan obat hingga teknologi deteksi penyakit menular. Selain itu, KKL juga diharapkan mampu membuka wawasan mahasiswa terhadap peluang karier di bidang riset dan inovasi sains.
Setibanya di lokasi, rombongan mahasiswa disambut oleh Sekretaris ITD, Laura Navika Yamani, S.Si., M.Si., Ph.D. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya kolaborasi antara dunia akademik dan lembaga riset dalam menghadapi tantangan penyakit tropis yang masih menjadi isu kesehatan global.
“ITD hadir sebagai pusat riset yang berfokus pada pengembangan solusi berbasis sains untuk penyakit tropis, mulai dari deteksi hingga pencegahan,” ujarnya.
Usai sesi pengarahan, mahasiswa diajak meninjau langsung sejumlah laboratorium unggulan. Di antaranya Laboratorium NPRD yang berfokus pada pengembangan obat herbal, Laboratorium RCVTD untuk riset vaksin, Laboratorium Dengue untuk deteksi virus dengue, serta Laboratorium PUA-PT yang dilengkapi dengan peralatan laboratorium berteknologi canggih.
Selama kunjungan, mahasiswa tampak antusias mengikuti setiap penjelasan dari laboran. Mereka aktif berdiskusi, menggali informasi terkait metode penelitian, hingga penggunaan instrumen modern yang selama ini hanya dipelajari secara teori di bangku kuliah.
Kegiatan ditutup dengan penyampaian pesan dan kesan oleh perwakilan mahasiswa, Reihan. Ia menyampaikan apresiasi atas kesempatan yang diberikan serta pengalaman berharga yang diperoleh selama kunjungan.
“Kegiatan ini sangat membuka wawasan kami tentang bagaimana ilmu kimia diterapkan secara nyata dalam penelitian penyakit tropis,” ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan semakin termotivasi untuk mengembangkan kompetensi di bidang kimia, khususnya dalam mendukung penelitian dan inovasi di sektor kesehatan.